
Bukan gua bermaksud untuk menyebutkan suatu merek barang namun ini karena memang rokok gua Marlboro Merah dan ini merupakan salah satu teman setia setiap saat. Sebagian orang menganggap rokok adalah racun, namun menjadi kebutuhan untuk sebagian orang lainnya, mungkin karena dengan merokok orang tersebut dapat menjadi tenang, dapat berfikir dengan jernih, ada juga yang bilang untuk menghilangkan rasa asam di mulut apalagi setelah selesai makan, sebagian lagi bilang untuk terlihat keren atau teman di kala suntuk.
Walau bagaimana pun rokok terus dicari (dibutuhkan) oleh sebagian besar orang di dunia, bahkan rokok salah satu penyumbang pajak terbesar di Negara kita.
Warnanya yang merah dalam koridor positifnya mengidentikan dengan berani, penuh semangat, dan agresif. Sedangkan dalam koridor negatifnya merupakan bahaya, tekanan, darah, bahkan anarki.
Kopi hitam pahit tanpa gula merupakan salah satu teman terbaik, karena memang menjadi sebuah kebutuhan untukku di setiap harinya. Tanpa sehari ngopi saja dapat sakit kepala ini, kata sebagian orang itu adalah sugesti, namun buat gua bukan melainkan itu adalah efek samping.
Rasanya yang pahit seperti kerasnya hidup sekarang ini, yaa karena memang hidup kita gak selamanya manis, klo kata pepatah ibarat putaran roda motorku kadang berada di atas kadang berada di bawah.
Warnanya yang hitam. Hitam dalam koridor positifnya mengidentikan dengan kuat, teguh, agung, rendah hati dan mempesona. Sedangkan dalam koridor negatifnya adalah hampa, sedih, putus asa, bahkan kematian.
Ada sedikit hikmah yang didapat dari saat bengong di kala malam itu. Berdasarkan apa yang gua lihat dan rasakan sekarang adalah benar seperti yang sebagian orang merasakan. Kehidupan yang semakin sulit dan keras dapat menjadikan yang gak kuat bisa tersingkir, dan yang kuat bisa bertahan. Seperti juga rokok dan kopi ini, nikotin dan cafein melekat erat jadi satu, mungkin itu racun, namun tetap dibutuhkan dan dicari apalagi dikala suntuk atau sedang sendirian.
Yaahhh…inilah hidup harus memilih – dipilih, dipilih – memilih, atau pilih – pilih. Walaupun semua itu secara sadar atau tidak kita berada dalam lingkar garisNya.
Jakarta, 4 Februari 2010
-Jonkkers-
PLB.002.06.DDR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar